Showing posts with label Ekonomi (Economy). Show all posts
Showing posts with label Ekonomi (Economy). Show all posts

Saturday, November 1, 2008

DARI PENCABUTAN SUBSIDI BBM HINGGA GLOBALISASI NEOLIBERAL


Pada tanggal 1 Oktober 2005, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri mulai efektif naik sekitar 100%. Pemerintah beralasan tidak kuat lagi menanggung subsidi BBM paska kenaikan harga minyak mentah di pasar internasional,[1] sehingga subsidi BBM harus dikurangi.[2] Sebenarnya, pengurangan subsidi BBM akan terus dilakukan, sesuai Undang-Undang No 25 Tahun 2000, tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS), yang berisi grand strategy penghapusan subsidi BBM menuju subsidi = 0. Harga BBM di dalam negeri akan dilempar ke harga pasar, mengacu harga BBM di eks kilang Singapura (MOPS= Mids Oil Platts Singapore).[3] Sebagai kosekwensinya, setiap pergerakan harga minyak internasional akan berpengaruh pada harga minyak nasional.

Friday, October 10, 2008

KASUS LEHMAN BROTHERS: PARADOKS NEGARA DI DALAM EKONOMI BEBAS


Pada 15 september 2008, Lehman Brothers dideklarasikan kolaps, dengan hutang 613 miliar dolar AS dibanding aset 639 miliar dolar AS. Lembaga-lembaga keuangan internasional segera bersiap diri, tahu akan ikut terkena dampaknya. Otoritas keuangan Negara-negara maju mulai menyuntikkan dana ke pasar keuangan untuk menyehatkan likuiditas, setidaknya bersiap menyuntikkan.

Tuesday, May 27, 2008

DI BAWAH NAUNGAN KRISIS SEKTOR KEUANGAN


Sebagian kalangan menghimbau agar perbankan mengurangi pengucuran kredit konsumtif, seiring laju inflasi yang terjadi akhir-akhir ini. Kalangan yang lain menyatakan pengurangan tersebut tidak akan begitu berpengaruh, mengingat inflasi saat ini lebih disebabkan dari sisi penawaran. Di sisi lain, bank sentral harus siap menampung aliran dana dari perbankan jika terjadi kenaikan likwiditas akibat penurunan kredit konsumsi, mengingat kredit modal kerja dan kredit investasi yang stagnan. Sebenarnya, akan kemanakah kapital uang mengalir?